Toples Kaca
Hari itu...
Malam berseru kedinginan
Bulan bersinar berikan senyuman
Suhu udara mulai mengecup dengan menusuk
Dan perlahan, sebarkan kisah dalam kesunyian
Aku terdiam terpaku
Raga menunggu telepon genggam bergetar
Getar pembawa senyuman dan tanda tanya
Pesan dari pembawa cinta dan kasih sayang
Tak lupa dibubuhi sensasi rasa yang istimewa
Angin membuka pintu
Pesan berkata langkahkan kaki dalam malam
Mataku berseru kegirangan melihat suatu benda
Otakku membujuk agar membawanya
Tanganku memberi respon untuk memeluknya
Inilah yang kugenggam
Toples kaca berisi cerita
Kertas kuning merekam tulisan
Berisikan untaian kata penuh makna
Gelora hasrat menggebu indah
Merebut hati, merasuk jiwa, menanam cinta
Malam berseru kedinginan
Bulan bersinar berikan senyuman
Suhu udara mulai mengecup dengan menusuk
Dan perlahan, sebarkan kisah dalam kesunyian
Aku terdiam terpaku
Raga menunggu telepon genggam bergetar
Getar pembawa senyuman dan tanda tanya
Pesan dari pembawa cinta dan kasih sayang
Tak lupa dibubuhi sensasi rasa yang istimewa
Angin membuka pintu
Pesan berkata langkahkan kaki dalam malam
Mataku berseru kegirangan melihat suatu benda
Otakku membujuk agar membawanya
Tanganku memberi respon untuk memeluknya
Inilah yang kugenggam
Toples kaca berisi cerita
Kertas kuning merekam tulisan
Berisikan untaian kata penuh makna
Gelora hasrat menggebu indah
Merebut hati, merasuk jiwa, menanam cinta
Lulu Kristiana
0 komentar: